PANDUAN UMRAH
Panduan singkat dan praktis untuk menemani perjalanan ibadah Anda.
PANDUAN UMRAH
Panduan singkat dan praktis untuk menemani perjalanan ibadah Anda.
1. IHRAM & MIQAT
Persiapkan diri, mengenakan ihram, kemudian berniat umrah di miqat.
2. TALBIYAH
Setelah berniat, perbanyak membaca talbiyah selama perjalanan menuju Masjidil Haram.
3. TAWAF
Mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 putaran.
4. SA'I
Berjalan antara Shafa dan Marwah sebanyak 7 kali perjalanan.
5. TAHALLUL
Mencukur atau memendekkan rambut sebagai tanda selesainya ibadah umrah.
• Mandi dan membersihkan diri.
• Memotong kuku dan merapikan rambut sebelum ihram jika diperlukan.
• Mengenakan pakaian ihram.
• Bersiap menuju miqat.
• Ketika sampai di miqat, berniat untuk melaksanakan umrah.
• Setelah berniat, membaca talbiyah.
Niat umrah tempatnya di hati. Ketika sampai di miqat dan hendak memulai ihram, berniat untuk melaksanakan umrah.
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً
Latin:
Labbaika Allāhumma ‘umratan.
Artinya:
“Aku memenuhi panggilan-Mu, ya Allah, untuk melaksanakan umrah.”
Kemudian membaca TALBIYAH:
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ
Latin:
Labbaikallāhumma labbaik, labbaika lā syarīka laka labbaik. Inn al-ḥamda wan-ni‘mata laka wal-mulk, lā syarīka lak.
Artinya:
“Aku memenuhi panggilan-Mu, ya Allah, aku memenuhi panggilan-Mu. Aku memenuhi panggilan-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu.”
Dibaca berulang-ulang selama perjalanan menuju Masjidil Haram.
Tawaf adalah mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 putaran.
Urutannya:
Bersiap di area Hajar Aswad.
Menghadap Hajar Aswad dan bertakbir ketika memulai putaran.
Berjalan mengelilingi Ka'bah dengan Ka'bah berada di sebelah kiri.
Melakukan 7 putaran, dimulai dan diakhiri di Hajar Aswad.
Selama tawaf, perbanyak dzikir, doa, membaca Al-Qur'an, dan memohon kepada Allah.
Setelah selesai 7 putaran, shalat 2 rakaat jika memungkinkan di belakang Maqam Ibrahim; jika tidak memungkinkan, boleh di tempat lain di Masjidil Haram. Riwayat tentang Nabi ﷺ melakukan dua rakaat setelah tawaf terdapat dalam Sunan an-Nasa'i.
Sa'i adalah berjalan antara Bukit Shafa dan Marwah sebanyak 7 perjalanan.
Urutannya:
1. Mulai dari Bukit Shafa
Setelah selesai tawaf dan shalat 2 rakaat, menuju Shafa untuk memulai sa'i.
2. Menghadap kiblat dan berdoa
Ketika berada di Shafa, berdzikir dan berdoa kepada Allah.
3. Shafa → Marwah = perjalanan ke-1
Berjalan menuju Marwah.
4. Marwah → Shafa = perjalanan ke-2
Lanjutkan hingga:
5. Shafa → Marwah = ke-3
6. Marwah → Shafa = ke-4
7. Shafa → Marwah = ke-5
8. Marwah → Shafa = ke-6
9. Shafa → Marwah = ke-7
➡️ Perjalanan ke-7 berakhir di Marwah.
Di antara dua tanda/lampu hijau, disunnahkan berlari-lari kecil bagi laki-laki yang mampu. Bagi perempuan, tetap berjalan biasa.
Selama perjalanan, perbanyak:
Dzikir
Membaca Al-Qur'an
Berdoa
Memohon ampun kepada Allah
Tidak ada doa khusus yang wajib dibaca sepanjang setiap perjalanan sa'i. Di Shafa dan Marwah terdapat dzikir dan doa yang dicontohkan Nabi ﷺ.
Setelah menyelesaikan sa'i 7 perjalanan dan berakhir di Marwah, jamaah melakukan tahallul dengan mencukur atau memendekkan rambut.
👨 Untuk laki-laki:
Mencukur habis rambut kepala (halq) adalah lebih utama.
Boleh juga memendekkan rambut (taqsir).
👩 Untuk perempuan:
Memotong sebagian ujung rambut, bukan mencukur habis.
Nabi ﷺ mendoakan orang-orang yang mencukur rambut, kemudian juga mereka yang memendekkannya. Riwayat ini terdapat dalam Shahih Muslim.
Dengan selesainya tahallul, umrah selesai dan jamaah keluar dari keadaan ihram.
URUTAN SINGKAT:
Tawaf 7× → Shalat 2 rakaat → Sa'i 7× → Tahallul → UMRAH SELESAI
Setelah berniat ihram, jamaah wajib menjaga diri dari hal-hal yang dilarang selama ihram.
👨 Khusus laki-laki:
Tidak memakai pakaian yang membentuk tubuh seperti kemeja, celana, atau pakaian sejenis yang dikenakan secara biasa.
Tidak memakai penutup kepala yang melekat seperti peci atau sorban.
Tidak memakai wewangian setelah masuk ihram.
👩 Khusus perempuan:
Tidak memakai niqab/cadar dan sarung tangan selama ihram.
Tetap mengenakan pakaian syar'i yang menutup aurat.
👫 Berlaku untuk laki-laki & perempuan:
Tidak memakai wewangian setelah ihram.
Tidak memotong atau mencabut rambut.
Tidak memotong kuku.
Tidak melakukan hubungan suami istri atau perkara yang mengarah kepadanya.
Tidak berburu hewan darat liar.
Wewangian sebelum ihram berbeda dengan setelah ihram. Nabi ﷺ pernah diberi wewangian sebelum memasuki ihram; yang menjadi larangan adalah menggunakan wewangian setelah berada dalam keadaan ihram.
IHRAM → NIAT → TALBIYAH → TAWAF 7× → SHALAT 2 RAKAAT → SA'I 7× → TAHALLUL → UMRAH SELESAI